Sukakarsa, Kabar-9.com – Kades Sukakarsa, Elang Suherlan, mengajak seluruh warga untuk bergotong royong membersihkan Irigasi Situ Sempur yang berlokasi di perbatasan Desa Sukakarsa dan Cikunir. Kegiatan ini dimulai pada pukul 08:00 WIB dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. (Sabtu, 29 Juni 2024).
Elang Suherlan juga menghimbau kepada warga untuk merapikan ranting pohon yang tumbuh di jalur irigasi. Menurutnya, di musim penghujan, potensi banjir, angin kencang, dan tanah longsor bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Sebaliknya, saat musim kemarau, air yang kecil tidak akan berjalan dengan normal akibat tersumbat, yang dapat menyulitkan para petani untuk mengairi sawah mereka.
Sumber aliran air dari irigasi Situ Sempur tidak hanya dibutuhkan oleh petani, tetapi juga oleh pembudidaya ikan air tawar di Desa Sukakarsa. Oleh karena itu, dengan adanya gotong royong ini, diharapkan dapat membersihkan drainase dari sampah yang bisa menyumbat aliran air, serta memangkas ranting pohon yang tumbuh di tiap jalur irigasi.
“Mari saya ajak semua masyarakat untuk bergotong royong membersihkan Irigasi Situ Sempur. Jangan sampai menyumbat. Kalau tersumbat, maka akan menyulitkan petani untuk mengairi sawah mereka,” kata Elang Suherlan saat dijumpai di lokasi oleh Media kabar-9.com.
Elang juga menekankan bahwa BMKG terus mengupdate informasi prakiraan cuaca setiap hari. Pemkab Tasikmalaya melalui BPBD terus berkoordinasi dengan BMKG, khususnya dalam hal memberikan informasi perubahan cuaca sebagai deteksi dini.
“Saya intruksikan BPBD agar setiap ada perubahan cuaca, selalu disampaikan kepada masyarakat. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar karena juga diforward ke komunitas dan media sosial,” urainya.
Harapannya, dengan gotong royong seperti ini, masyarakat akan sadar akan pentingnya antisipasi dan kewaspadaan terhadap besar kecilnya potensi terjadinya banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor saat musim penghujan tiba.
“Saya minta untuk waspada. Apabila terjadi hujan deras, saya minta tetap berada di rumah sampai cuaca betul-betul bersahabat,” pungkasnya.
Tak berhenti di situ, Elang Suherlan juga berharap seluruh warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran irigasi. Sebab, selain mengakibatkan banjir di musim penghujan, membuang sampah sembarangan juga merusak lingkungan.
“Saya berharap seluruh warga tidak buang sampah sembarangan, apalagi di sepanjang saluran air, karena itu tidak baik untuk lingkungan, terutama saat ini mulai musim hujan,” ungkap Elang Suherlan.
(Harun Alby)

