Gorontalo, kabar-9.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang remaja bernama Satrio Tomayahu (18), warga Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, menangis di kantor polisi, mendadak viral di media sosial. Dalam video yang beredar, Satrio terlihat menangis dengan penuh ketakutan di samping ibunya, Nunlawati Beu (42), yang mengenakan masker. 8/11/24
Menurut keterangan yang dilansir dari detikSulsel, ibu Satrio melaporkan anaknya ke polisi karena perbuatan nakalnya. Momen tersebut terjadi di Polsek Dungingi, Jalan Anggur, Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi pada Selasa (6/11) lalu.
Kapolsek Dungingi, Ipda Roy Pidu, menjelaskan bahwa Satrio menangis karena merasa takut berada di kantor polisi. “Datang ibunya mengadukan, yang mana anaknya ini karena nakal. Dia menangis itu ternyata dia takut berada di kantor polisi,” ungkap Roy.
Atas permintaan orang tua, Satrio diamankan di Polsek Dungingi selama 1×24 jam untuk proses pembinaan. Roy menambahkan bahwa selama diamankan, Satrio diberikan nasihat dan pemahaman tentang perbuatannya, namun tidak dilakukan penahanan atau pemenjaraan. “Kami tidak tahan atau kurung anak ini,” kata Kapolsek.
Dalam video tersebut, terdengar seorang polisi berusaha menenangkan Satrio yang tampak menarik-narik tangan ibunya sambil memohon maaf. “Mama, saya minta mengampuni,” ujar Satrio sambil menangis.
Video ini pun menyentuh hati banyak orang di media sosial, menyaksikan Satrio yang tampaknya sangat menyesali perbuatannya dan berharap dapat segera dipulangkan oleh ibunya.