Rapat RKPDes Sukakarsa Prioritaskan Program Pembangunan 2025

Tasikmalaya, kabar-9.com – Tim penyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Desa Sukakarsa, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, mengadakan rapat kerja untuk membahas berbagai usulan program pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2025. Rapat ini bertujuan merumuskan rencana pembangunan yang dapat membawa kesejahteraan dan kemajuan bagi masyarakat desa. Berikut adalah hasil yang disepakati dalam rapat yang dilaksanakan pada Senin, 21 Oktober 2024:

Salah satu prioritas utama adalah Program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni), dengan target memperbaiki atau membangun 50 unit rumah bagi warga kurang mampu agar memiliki hunian yang lebih layak dan sehat. Selain itu, pemasangan PJU (Penerangan Jalan Umum) di 15 titik strategis diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat pada malam hari. Pemerintah desa juga berencana mengembangkan sistem pengelolaan sampah guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, serta meningkatkan sarana Posyandu untuk pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Di sektor infrastruktur, proyek utama yang direncanakan adalah pembangunan gedung Posyandu baru untuk memperluas akses layanan kesehatan. Pembangunan jalan lingkar Sindang Sari – Saronge juga diharapkan memperlancar mobilitas antarwilayah dan distribusi barang. Selain itu, proyek pembangunan gorong-gorong di Gunung Carulang bertujuan mengatasi masalah banjir, sementara pembangunan dam di Saronge akan mendukung sistem irigasi pertanian. Proyek pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) di Kampung Cihandeuleum juga akan dilanjutkan guna mencegah risiko longsor di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

Pembinaan bagi ketua RT dan RW akan difokuskan pada peningkatan kompetensi mereka dalam melayani masyarakat. Di sisi lain, kelompok tani akan mendapatkan pelatihan tentang teknologi pertanian modern untuk meningkatkan hasil panen. Pembinaan seni budaya dan kearifan lokal juga masuk dalam agenda penting, guna melestarikan budaya desa serta mendorong potensi pariwisata lokal.

Desa Sukakarsa juga merencanakan program pengembangan padi organik sebagai langkah untuk meningkatkan hasil pertanian yang ramah lingkungan dan bernilai jual tinggi. Budidaya ikan mas di kolam-kolam masyarakat akan menjadi peluang tambahan penghasilan, sementara pengadaan mesin pemotong rumput akan membantu petani dalam merawat lahan dan menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan rencana pembangunan ini, diharapkan seluruh program dapat terealisasi dengan baik pada tahun anggaran 2025, sehingga Desa Sukakarsa dapat mencapai kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.

(Harun Alby)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *