Tradisi Berburu Takjil di Bulan Ramadhan, Suasana Meriah di Persimpangan Kampung Gunungkicau

Kemeriahan Tradisi Berburu Takjil di Persimpangan Kampung Gunungkicau, Tasikmalaya

Tasikmalaya, kabar-9.com – Bulan suci Ramadhan selalu menghadirkan nuansa kebersamaan yang kental di berbagai penjuru negeri, tak terkecuali di Kampung Gunungkicau, Desa Sukakarsa, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya. Suasana di persimpangan kampung ini tampak begitu semarak dengan aktivitas berburu takjil yang telah menjadi tradisi tahunan masyarakat setempat. (Sabtu, 1/3/ 25)

Sejak pukul 16.00 WIB, warga mulai memadati area persimpangan untuk mencari berbagai jenis hidangan berbuka puasa. Beragam pedagang takjil menggelar lapak dagangannya, menawarkan aneka makanan dan minuman khas Ramadhan seperti kolak pisang, es cendol, gorengan, Es campur hingga bubur sumsum. Para pembeli yang didominasi oleh warga sekitar tampak antusias memilih sajian favorit mereka untuk berbuka puasa.

“Setiap tahun, kami selalu menantikan momen ini. Berburu takjil bukan hanya sekadar membeli makanan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga,” ujar Nani (42), salah seorang warga yang sedang berbelanja takjil bersama keluarganya.

Bacaan Lainnya

Selain warga lokal, tradisi berburu takjil di Kampung Gunungkicau juga menarik perhatian pendatang dari desa tetangga yang ingin merasakan atmosfer kebersamaan di kawasan ini. Banyak anak-anak dan remaja turut meramaikan suasana dengan saling bercanda dan berbagi informasi tentang takjil favorit mereka.

Menurut Rt Kampung Gunungkicau, tradisi ini sudah berlangsung puluhan tahun dan selalu menjadi momen spesial bagi masyarakat. “Alhamdulillah, setiap Ramadhan, persimpangan ini selalu ramai. Selain membantu pedagang kecil meningkatkan penghasilan, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial antarwarga,” katanya.

Selain itu, demi menjaga kelancaran dan kenyamanan berburu takjil, pemuda setempat turut serta dalam pengaturan lalu lintas di sekitar persimpangan. Mereka membantu mengarahkan kendaraan dan pejalan kaki agar aktivitas jual beli tetap berlangsung dengan tertib dan aman.

Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat yang telah mendapatkan takjil pilihan mereka mulai kembali ke rumah masing-masing. Beberapa di antara mereka memilih untuk berbuka puasa di masjid terdekat bersama jemaah lainnya, menambah kekhidmatan suasana Ramadhan di Kampung Gunungkicau.

Dengan berlangsungnya tradisi berburu takjil ini, masyarakat berharap semangat kebersamaan dan gotong royong akan terus terjaga, tidak hanya di bulan suci Ramadhan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *