Bandung, kabar-9.com– Lalu lintas menuju Tasikmalaya dan Garut melalui jalur selatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, kembali mengalami kemacetan parah. Kemacetan ini telah berlangsung sejak beberapa hari terakhir, terutama menjelang Lebaran. (2/4/25).
Sejak pukul 08.00 WIB, antrean kendaraan di beberapa titik jalur Nagreg semakin panjang, dengan kemacetan mencapai lebih dari tiga kilometer. Jalan yang awalnya memiliki tiga lajur kini hanya menyisakan dua lajur, yang memperlambat laju kendaraan.
Menurut petugas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, “Kemacetan ini diprediksi akan semakin parah menjelang puncak arus balik pada H+5 Lebaran. Kami terus mengarahkan kendaraan untuk mencari jalur alternatif melalui Cicalengka.”
Untuk mengurangi kemacetan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) mulai mengoperasikan jalur fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Segmen Sadang hingga Bojongmangu arah Jakarta.
Direktur Utama PT JJS Charles Lendra mengatakan bahwa pembukaan jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan sepanjang 31,25 kilometer dilakukan untuk memaksimalkan pendistribusian lalu lintas pada arus balik Lebaran.
“Pembukaan jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan Segmen Sadang sampai Bojongmangu ini dimulai Rabu (2/4) malam pukul 21.15 WIB,” kata Charles Lendra.
Pengguna jalan dapat memasuki jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan melalui Ramp 8 (KM 77B Jalan Tol Cipularang arah Jakarta). Jalur fungsional ini tidak dikenakan tarif tambahan atau gratis. Pengguna jalan tetap membayar tarif di GT sementara GT Kutanegara sementara sesuai ketentuan untuk Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi).
(Red)