Tasikmalaya, kabar-9.com — Suasana siang di Dusun Sarimangu, Desa Santrijaya, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak tegang setelah seekor ular king kobra besar ditemukan merayap di pinggir rumah warga pada Sabtu (10/5/2025). Ular berbisa itu terlihat bergerak agresif di dekat teras rumah sebelum akhirnya berhasil ditangkap oleh pawang ular lokal, Mang Awan.
Kepala Dusun Sarimangu, Mulyadi, menyampaikan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Sejumlah warga yang tengah bersantai sontak panik ketika melihat ular dengan ciri khas kepala melebar dan gerakan cepat mendekati permukiman.
“Nepi aya king kobra di pipir,” tulis Mulyadi dalam status WhatsApp yang viral di grup warga.
Warga yang khawatir akan keselamatan segera menghubungi Mang Awan, seorang pawang ular yang telah lama dikenal di kampung. Tanpa menggunakan alat pelindung lengkap, Mang Awan berhasil menangkap king kobra tersebut dengan tangan kosong—aksi heroik yang langsung menuai pujian dari warga.
“Baru aja kejadian, terus ada satu lagi, gede banget, kayanya ular jantan. Tadi terlihat oleh bibi, soalnya arahnya ke balong,” ujar Mulyadi kepada Tim kabar-9.com.
Beberapa warga menduga bahwa kemunculan ular tersebut disebabkan oleh cuaca panas ekstrem yang memaksa hewan liar seperti ular mencari tempat sejuk, seperti kolong rumah atau sekitar balong (kolam).
“Kalau lihat gerakannya, sigana mah aya deui di sekitaran dieu. Urang kudu waspada,” tambah salah satu warga.
Menurut penjelasan Mang Awan, king kobra (Ophiophagus hannah) termasuk ular paling berbisa di dunia. Keberadaannya di tengah permukiman sangat membahayakan dan harus segera ditangani oleh pihak yang berpengalaman.
“Alhamdulillah bisa ditangani. Tapi warga kudu ati-ati. Kalau nemu lagi, langsung lapor, ulah coba-coba nangkep sorangan,” tegasnya.
Untuk mencegah hal serupa terulang, ular yang berhasil ditangkap akan dilepaskan kembali ke habitat alaminya yang jauh dari kawasan permukiman warga.
(Red)