Sinergi Pers–Kejaksaan: Coffee Morning Kejari Muara Enim Bersama AWPI Tingkatkan Transparansi Hukum

bersama Kejaksaan Negeri Muara Enim dan perwakilan AWPI

Muara Enim, Kabar-9.com — Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) menghadiri kegiatan coffee morning yang digelar oleh Kejaksaan Negeri Muara Enim, Sumatera Selatan, pada Jumat (4/7/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara penegak hukum dan insan pers dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan konstruktif.

Acara yang berlangsung di halaman kantor Kejaksaan Negeri Muara Enim tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kejari Muara Enim, Rudi Iskandar, beserta jajaran, serta para perwakilan media dari berbagai organisasi kewartawanan termasuk AWPI.

Dalam sambutannya, Kajari Rudi Iskandar menyampaikan pentingnya kolaborasi yang solid antara pihak kejaksaan dan media massa. Ia menekankan bahwa media adalah mitra strategis dalam penyampaian informasi hukum kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap media menjadi corong informasi yang akurat dan edukatif. Hubungan antara kejaksaan dan wartawan harus dibangun dengan semangat saling mendukung, bukan saling curiga,” ujar Rudi Iskandar.

Ketua AWPI Kabupaten Muara Enim menyambut baik inisiatif dari Kejaksaan. Menurutnya, kegiatan semacam ini merupakan bentuk keterbukaan informasi publik dan akan semakin menguatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum.

“AWPI siap menjadi mitra strategis Kejari Muara Enim dalam mendukung keterbukaan informasi dan membangun pemberitaan yang berimbang, sesuai dengan kode etik jurnalistik,” ujarnya.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif. Para wartawan diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, saran, dan kritik membangun terkait hubungan antara kejaksaan dan media selama ini. Diskusi berjalan santai namun penuh makna, menunjukkan semangat kebersamaan yang ingin terus dibangun.

Coffee morning ini ditutup dengan ramah tamah serta foto bersama sebagai simbol kolaborasi yang siap terus ditingkatkan di masa mendatang.

Kegiatan ini menjadi contoh bahwa transparansi dan komunikasi yang baik antara lembaga hukum dan media adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan publik.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *