Pembangunan Desa Merencanakan pembangunan infrastruktur yang mendukung kesejahteraan masyarakat, seperti perbaikan jalan desa, pembangunan sarana publik, dan fasilitas yang menunjang kehidupan warga.
Pembinaan Kemasyarakatan. Mengembangkan program-program yang membangun solidaritas sosial serta memperkuat interaksi positif di antara warga desa.
Pemberdayaan Masyarakat.Merancang program pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan keterampilan kerja dan pengembangan usaha mikro yang mendukung ekonomi keluarga.
Agus Ghal Amin juga menekankan bahwa BPD akan terus mendampingi pemerintah desa dalam pelaksanaan program ini agar berjalan sesuai rencana.
Perwakilan MUI Desa Sukakarsa, yang turut memberikan pandangannya, menyampaikan pentingnya membangun desa dengan memperhatikan aspek spiritualitas dan moralitas. Ia menekankan bahwa pembangunan desa harus diiringi dengan program yang mendukung nilai-nilai keagamaan dan budaya.
“Desa yang maju adalah desa yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga memiliki masyarakat yang berakhlak dan memiliki nilai-nilai moral yang kuat. Kami berharap, dalam RAPDes ini, ada program-program yang memperkuat nilai religius di tengah masyarakat,”ujar perwakilan MUI.
Setelah diskusi dan pemaparan, Musdes ditutup dengan penandatanganan pengesahan RAPDes oleh Kaur Keuangan, Ujang Patoni, mewakili pemerintah desa. Penandatanganan ini menandakan komitmen pemerintah desa dalam merealisasikan RAPDes yang telah disepakati.
Musyawarah ini berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari seluruh peserta. Dengan tersusunnya RAPDes 2025, Desa Sukakarsa berharap dapat melaksanakan pembangunan yang lebih terarah, aspiratif, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat desa.


