TASIKMALAYA, kabar-9.com – Ratusan siswa dari berbagai penjuru Kabupaten Tasikmalaya mengikuti peragaan manasik haji yang diselenggarakan di lingkungan Gedung Kementerian Agama dan Islamic Center, Jalan Komp. Perkantoran Gebu, Desa Singasari, Kecamatan Singaparna, pada Sabtu (22/02/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar berkat pengamanan yang ketat dari berbagai unsur.
Acara ini berlangsung selama enam hari, mulai dari Senin, 16 Februari 2025, berakhir hingga Sabtu, 22 Februari 2025. Panitia telah menyusun jadwal yang terorganisir agar setiap peserta dapat mengikuti peragaan dengan nyaman dan terarah.
Peragaan manasik haji tingkat se-Kabupaten Tasikmalaya ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mengenalkan rukun Islam kelima kepada anak-anak sejak usia dini. Dengan mengikuti peragaan ini, diharapkan anak-anak dapat memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji dengan lebih baik.
Demi kelancaran dan keamanan acara, sejumlah personel dari berbagai instansi dikerahkan untuk melakukan pengamanan. Tercatat, tujuh personel TNI dari Koramil 0612-11/Singaparna, lima personel Satpol PP, sembilan personel Dinas Perhubungan (Dishub), dan lima personel Polri turut serta dalam mengamankan jalannya kegiatan.
Para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan manasik haji. Mereka mengenakan pakaian putih-putih dan mempraktikkan berbagai ritual haji, seperti tawaf, sa’i, dan wukuf di Arafah. guru-guru dan pendamping turut memberikan arahan dan bimbingan agar anak-anak dapat memahami setiap tahapan manasik haji dengan baik.
Namun, di tengah khidmatnya acara, ada momen menggelitik yang membuat banyak orang tersenyum. Seorang peserta cilik bernama Daisha, murid RA Roudhlotus Sibyan Kp. Bongas, Desa Sukakarsa, dengan polosnya berkomentar,
“Mending aku tidak ikut aja da, Ka’bah bohongan, umroh bohongan, orang umroh itu naik pesawat, bukan naik motor!” ucapnya dengan nada protes khas anak-anak. Ucapan spontan itu pun membuat para guru dan orang tua yang mendampingi tertawa geli.
Kegiatan peragaan manasik haji tingkat se-Kabupaten Tasikmalaya ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, yang diwakili oleh Kasi Pendidikan Madrasah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan acara ini.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang baik dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub dalam mengamankan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Danramil 1211/Singaparna juga menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara ini. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk menjadi generasi yang saleh dan salehah.
“Kami dari Koramil 0612-11/Singaparna siap mendukung setiap kegiatan positif yang diselenggarakan di wilayah kami,” tegasnya Beni.
Kegiatan peragaan manasik haji tingkat se-Kabupaten Tasikmalaya ini berakhir pada siang hari. Seluruh peserta dan petugas pengamanan meninggalkan lokasi acara dengan tertib, sementara cerita-cerita lucu dari anak-anak seperti Daisha tetap menjadi kenangan manis bagi para peserta.
(Red)