KABAR-9.COM, Tasikmalaya — Langkah nyata dalam meningkatkan mutu sarana pendidikan berbasis pemberdayaan masyarakat siap diwujudkan di Kabupaten Tasikmalaya.
Rencana kegiatan revitalisasi SDN 1 Sukakarsa di Kampung Bongas, Desa Sukakarsa, Kecamatan Sukarame, dipastikan segera dilaksanakan secara swakelola oleh putra daerah melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas) Dusun Bongas.
Pengerjaan fisik akan dimulai sesaat setelah alokasi dana bantuan pemerintah dari kementerian terkait resmi dicairkan ke rekening program.
Persiapan administrasi dan legalitas pengerjaan fisik telah dimatangkan melalui Surat Rekomendasi Kelayakan dari Pemerintah Desa Sukakarsa Nomor: 141.2/098/Ds-Skks/X/2026.
Surat tersebut memperkuat legitimasi Pokmas Dusun Bongas berdasarkan Keputusan Kepala Desa Sukakarsa Nomor: 141.2/Kep.095/Ds/2026.
Pengelolaan kegiatan revitalisasi secara swakelola ini mengacu pada Panduan Pelaksanaan dan Pelaporan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Tahun Anggaran 2026.
Panduan teknis tersebut diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Dalam panduan ditegaskan bahwa mekanisme swakelola dimaknai sebagai bentuk pengelolaan revitalisasi secara mandiri oleh satuan pendidikan dengan melibatkan peran aktif masyarakat.
Pengelolaan pendidikan dilakukan menggunakan prinsip Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) untuk mendorong akuntabilitas dan transparansi.
Keterlibatan masyarakat dalam pembangunan dinilai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan serta menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging).
Selain itu, skema ini memperkuat tanggung jawab pemeliharaan gedung serta menciptakan penguatan karakter sosial peserta didik dan warga sekitar.
Kepala Desa Sukakarsa, Elang Suherlan, menegaskan bahwa penunjukan Pokmas Dusun Bongas merupakan bentuk kesiapan jajaran desa dan warga dalam menyambut pencairan alokasi anggaran kementerian.
- “Pelaksanaan revitalisasi SDN 1 Sukakarsa ini sangat mendesak demi menjamin keselamatan, kenyamanan, dan kelayakan fasilitas belajar para siswa.
- Begitu alokasi dana dari kementerian resmi dikucurkan, kita sudah sangat siap di lapangan. Kami memberikan rekomendasi penuh kepada Pokmas Dusun Bongas karena kelembagaan ini sah dan legal.
- Jajarannya memiliki integritas dan kesiapan teknis yang tinggi. Kami optimistis putra daerah mampu mengelola pekerjaan ini secara akuntabel dan sesuai pedoman teknis yang berlaku,” ujar Elang Suherlan.
Sementara itu, Ketua Umum Pokmas Dusun Bongas, Yuyu, menyampaikan bahwa seluruh jajaran pengurus dan tim teknis telah merampungkan skema pengerjaan.
Tim di lapangan siap bergerak cepat begitu anggaran resmi direalisasikan bersama jajaran pengurus, termasuk Totong S. dan Irpan Ripai.
- “Sebagai putra daerah, ini bukan sekadar tugas pekerjaan, melainkan tanggung jawab moral kami untuk memberikan bangunan sekolah terbaik bagi anak-anak di kampung kami sendiri.
- Kami telah menyiapkan rencana kerja secara teliti sehingga saat dana dari kementerian turun, pengerjaan dapat langsung dimulai secara efektif.
- Kami berkomitmen penuh menjalankan swakelola ini secara transparan, menjaga mutu bangunan, serta mengedepankan akuntabilitas agar revitalisasi SDN 1 Sukakarsa selesai tepat waktu dan tepat mutu,” ungkap Yuyu.
Di sisi lain, salah satu tokoh warga yang menjadi penggagas pembentukan Pokmas Dusun Bongas—yang enggan disebutkan namanya—menyampaikan harapan besarnya.
Ia menyebutkan bahwa kesiapan fisik dan mental warga dalam mengawal bantuan kementerian ini lahir dari kepedulian mendalam terhadap masa depan pendidikan anak-anak di Kp. Bongas.
- “Niat awal kami memprakarsai lahirnya Pokmas ini murni didasari dorongan moral untuk kemajuan kampung kita.
- Kami ingin memastikan bahwa ketika anggaran bantuan pemerintah pusat kementerian dicairkan, dana tersebut benar-benar dikelola oleh tangan-tangan warga lokal secara jujur, efisien, dan berkualitas.
- Kami tidak mencari panggung atau nama, yang terpenting adalah alokasi dana tersebut mewujud menjadi gedung sekolah yang layak, aman, dan membanggakan bagi anak-anak kita,” tuturnya penuh kerendahan hati.
Pihak Sekolah Dasar Negeri 1 Sukakarsa menyambut hangat kesiapan pengurus Pokmas dan pihak desa dalam mengawal program bantuan pemerintah yang akan segera direalisasikan tersebut.
- “Kami sangat bersyukur dan menyambut baik persiapan pelaksanaan revitalisasi ini. Kondisi prasarana yang memadai memang sangat dibutuhkan oleh guru dan murid.
- Kami berharap proses pencairan dana dari kementerian dapat berjalan lancar tanpa kendala.
- Dengan dikelola oleh Pokmas Dusun Bongas yang merupakan warga sekitar, kami yakin komunikasi dan pengawasan di lapangan akan berjalan lancar sehingga hasil pembangunannya maksimal,” tutur Kepala SDN 1 Sukakarsa.
Revitalisasi SDN 1 Sukakarsa (NPSN: 20210871) diharapkan menjadi percontohan sukses penyaluran dan pengelolaan bantuan kementerian berbasis swakelola masyarakat di wilayah Kecamatan Sukarame.
Melalui program ini, alokasi dana negara tidak hanya memperbaiki fasilitas publik tetapi juga membangkitkan rasa memiliki, akuntabilitas, dan gotong royong warga lokal.
(Tim Red)