Tasikmalaya, kabar-9.com – SMK Syahida yang berlokasi di Gungkicau, Desa Sukakarsa, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya, secara resmi melepas siswa kelas XI untuk mengikuti Program Praktik Kerja Industri (Prakerin) pada Selasa, 8 April 2025. Kegiatan ini menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan kejuruan yang bertujuan membekali siswa dengan pengalaman kerja nyata sebelum mereka lulus.
Sebanyak 58 siswa dari berbagai jurusan akan mengikuti Prakerin di sejumlah instansi dan perusahaan mitra yang tersebar di wilayah Kabupaten dan Kota Tasikmalaya. Program ini akan berlangsung selama empat bulan, terhitung mulai 9 April hingga 31 Juli 2025.
Acara pelepasan yang berlangsung di lapangan sekolah digelar dalam suasana khidmat namun penuh semangat. Kepala SMK Syahida, Aufa Kholqillah, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan pesan motivasi dan dorongan moral kepada para siswa.
“Jaga etika, tunjukkan karakter pelajar Pancasila, dan manfaatkan waktu Prakerin ini untuk belajar langsung di dunia kerja. Kami percaya kalian bisa membawa nama baik SMK Syahida,” ujar Aufa.
Pelepasan ini dikoordinasikan oleh Aa Ansori, S.T., selaku Ketua Program Prakerin tingkat sekolah. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Prakerin tahun ini melibatkan langsung Kepala Program Keahlian (Kaprog) dari masing-masing jurusan untuk memastikan pendampingan teknis berjalan optimal.
Adapun Kaprog yang terlibat dalam pendampingan siswa antara lain:
-
Solahudin, S.T. – Kaprog TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan)
-
Aa Ansori, S.T. – Kaprog TBSM (Teknik dan Bisnis Sepeda Motor)
-
Dea Shinta, S.E. – Kaprog OTKP (Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran)
“Setiap jurusan memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, pendampingan langsung oleh Kaprog sangat penting guna memastikan kesiapan siswa dan kelancaran pelaksanaan Prakerin,” terang Solahudin.
Momen pelepasan ditandai dengan penyematan tanda peserta Prakerin secara simbolis oleh Kepala Sekolah kepada dua perwakilan siswa. Sebelumnya, seluruh peserta telah mendapatkan pembekalan intensif yang mencakup aspek teknis maupun etika profesi.
Salah satu siswa peserta, Muhammad Noval dari kelas XI-TKJ, mengungkapkan antusiasmenya,
“Saya siap belajar dan menambah pengalaman langsung di lapangan. Semoga bisa menjalankan Prakerin dengan baik dan membawa manfaat untuk masa depan saya.”
SMK Syahida terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara keterampilan, tetapi juga berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Melalui program Prakerin ini, sekolah berharap para siswa dapat memperoleh wawasan industri sekaligus membangun jaringan profesional sejak dini.