Warga Desa Kedunguter Sepakat Ajukan Penambahan Daya Listrik ke PLN

Jawa Tengah, Kedunguter, kabar-9.com — Warga RT 01 RW 01 Desa Kedunguter menyuarakan keluhan atas kondisi arus listrik yang tidak stabil selama lebih dari satu tahun terakhir. Fluktuasi tegangan listrik yang kerap terjadi telah menyebabkan kerusakan pada berbagai peralatan elektronik milik warga, seperti televisi, kulkas, kipas angin, dan peralatan rumah tangga lainnya. (5 Juni 2025).

Sebagai bentuk respon atas permasalahan tersebut, warga secara kolektif menyusun surat resmi yang ditujukan kepada Kepala PLN Demak. Dalam surat bertanggal 6 Februari 2023 itu, Ketua RT 01 RW 01, Romadhon, menyampaikan permohonan penambahan tiang PAL listrik dan kabel di wilayah mereka, yakni di Gang Perbalan, Desa Kedunguter.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa hanya terdapat satu tiang listrik yang saat ini digunakan untuk menyuplai kebutuhan sekitar 30 rumah tangga. Ketimpangan ini menjadi salah satu penyebab utama menurunnya daya listrik dan ketidakstabilan distribusi arus.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 30 warga turut membubuhkan tanda tangan dalam surat tersebut sebagai bentuk dukungan dan persetujuan bersama atas pengajuan tersebut.

Yoyok Sakiran, salah satu warga sekaligus inisiator pengajuan ini, menyampaikan bahwa dampak dari ketidakstabilan listrik telah dirasakan luas oleh masyarakat.

“Saya dan beberapa warga yang terkena dampak telah menandatangani kesepakatan ini. Harapan kami, PLN segera mengambil langkah positif dan cepat tanggap dalam merespons keluhan kami,” ujar Yoyok.

Ia juga menambahkan bahwa persoalan ini telah berlangsung cukup lama dan berulang kali menimbulkan kerusakan pada peralatan elektronik warga.

Sementara itu Kepala Desa Kedunguter, Agus Suprapto, ketika dikonfirmasi, menerangkan bahwa langkah pengajuan ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret atas gangguan teknis yang selama ini menghambat kenyamanan aktivitas sehari-hari masyarakat.

“Harapan kami sebagai pemerintah desa tidak berbeda dengan warga kami, yakni berharap adanya penambahan daya agar distribusi listrik menjadi lebih stabil dan aman,” jelasnya.

Kesepakatan warga ini mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam mengatasi permasalahan lingkungan secara tertib dan mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *