Tasikmalaya, kabar-9.com – Warga Kampung Cijagra, Desa Sarimanggu, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, mengeluhkan sulitnya menikmati siaran televisi sejak peralihan ke siaran digital, masyarakat di wilayah ini tidak dapat menangkap sinyal televisi dengan antena biasa, akibatnya, mereka terpaksa membeli voucher Wifi, sebab ntuk bisa menonton tayangan siaran televisi mereka harus menggunakan jaringan internet.

Ijad, salah satu warga Kampung Cijagra, mengungkapkan bahwa kondisi ini menyulitkan banyak keluarga, terutama mereka yang tidak memiliki akses internet stabil. “Dulu pakai antena biasa masih bisa nonton TV, tapi sekarang sama sekali tidak ada siaran, mau nggak mau harus pakai internet, tapi biayanya mahal,” ujarnya.
Senada dengan, Atan yang juga merupakan warga setempat, menyampaikan keluhannya kepada awak media Kabar Sembilan. “Banyak warga di sini yang tidak bisa menikmati berita atau hiburan di TV karena sinyalnya tidak ada. Kalau harus pakai internet terus, jelas memberatkan,” katanya.
Sementara itu, beberapa warga Kampung Cijagra lainnya, berharap ada solusi dari pemerintah, menurutnya warga Kampung Cijagra, mereka juga berhak mendapatkan akses informasi dan hiburan seperti masyarakat di daerah lain. “Kalau ada bantuan alat atau pemancar sinyal tambahan, pasti sangat membantu,” tuturnya.
Kepala Dusun Ranca Sengit, Mulyana, saat dikonfirmasi oleh awak media Kabar Sembilan, membenarkan kondisi ini. Ia menyatakan bahwa banyak warga di wilayahnya yang mengalami kesulitan dalam mengakses siaran televisi. “Memang betul, sejak siaran TV beralih ke digital, masyarakat di sini kesulitan mendapatkan siaran. Kalau tidak pakai internet, mereka tidak bisa menonton TV sama sekali,” jelas Mulyana.
Hingga saat ini, warga Kampung Cijagra masih menantikan perhatian dari pihak terkait untuk mencari solusi atas masalah ini. Mereka berharap ada langkah konkret agar siaran televisi bisa kembali diakses tanpa harus bergantung pada internet berbayar.
(Red)