Tasikmalaya, kabar-9.com – Masyarakat kampung bongas desa sukakarsa kecamatan sukarame kabupaten tasikmalaya dihebohkan dengan adanya dugaan penipuan melalui aplikasi WhatsApp yang mengatasnamakan Bidan Iin Hanipah, A.Md.Keb. Dugaan ini muncul setelah seorang warga menerima pesan mencurigakan dari nomor yang mengaku sebagai Bidan Iin, namun dengan informasi yang tidak sesuai.
Seorang penerima pesan yang bernama Harun mengungkapkan bahwa ia dihubungi oleh seseorang yang menggunakan nama dan foto profil bertuliskan “PRAKTEK MANDIRI BIDAN IIN HANIPAH, A.Md.Keb.” dalam akun bisnis WhatsApp-nya. Dalam percakapan tersebut, pengirim pesan awalnya menyapa dengan salam, namun kemudian tidak memberikan kejelasan terkait maksud dan tujuan menghubungi.
“Awalnya saya kira ini benar Bidan Iin, tapi setelah diperhatikan ada kejanggalan. Nomor yang digunakan berbeda dari yang biasa dikenal oleh masyarakat,” ujar Harun
Dugaan modus yang digunakan adalah berpura-pura sebagai tenaga medis yang sudah dikenal luas oleh masyarakat untuk mendapatkan kepercayaan. Setelah itu, pelaku berusaha meminta informasi pribadi atau melakukan transaksi tertentu yang dapat merugikan korban.
Saat media kabar-9.com mengonfirmasi nomor tersebut, Bidan Iin menjelaskan bahwa pesan tersebut berasal dari oknum penipu. “Itu mah penipu, bapak. Atos dicek di Get Contact,” ungkap Bidan Iin.
Bidan Iin juga mengimbau masyarakat untuk tidak merespons nomor mencurigakan yang mengatasnamakan dirinya. “Pami tiasa mah teu kenging direspon, hatur nuhun informasina,( “Kalau bisa, jangan direspons. Terima kasih atas informasinya.”) katanya lebih lanjut.
Beliau juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan transaksi pulsa melalui pihak ketiga. “Abdi pami ngisi pulsa langsung di rekening, tara ngagaleuh,” ( “Saya kalau mengisi pulsa langsung dari rekening, tidak pernah membeli (secara fisik atau voucher).”) jelasnya.
Lebih lanjut, Bidan Iin menyebut bahwa riwayat kasus penipuan yang mengatasnamakan tenaga medis sudah sering terjadi. “Tadi atos seer anu nga-WA, riwayatna memang sering nipu ngatasnamakeun bidan-bidan,” “Tadi sudah banyak yang mengirim WA, riwayatnya memang sering menipu atas nama para bidan.” tuturnya.
Ciri-ciri Akun Mencurigakan
- Menggunakan foto atau nama tenaga medis tetapi tidak memberikan informasi yang jelas.
- Menyapa dengan salam singkat tanpa memperkenalkan diri dengan baik.
- Menggunakan akun bisnis yang baru dibuat dalam waktu dekat.
- Tidak dapat memberikan identitas resmi ketika diminta.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban yang mengalami kerugian akibat dugaan penipuan ini. Namun, warga diimbau untuk berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan akun WhatsApp yang mencatut nama tenaga medis atau instansi tertentu tanpa verifikasi lebih lanjut.
Jika Anda menemukan akun mencurigakan atau mengalami upaya penipuan serupa, segera laporkan ke pihak berwenang atau langsung hubungi tenaga medis terkait melalui kontak resmi mereka.
Kabar-9.com akan terus mengupdate informasi terkait kasus ini. Tetap waspada dan selalu periksa keabsahan informasi sebelum berinteraksi dengan akun yang tidak dikenal.
(Red)