Tasikmalaya – Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah membawa suasana khidmat dan kebersamaan ke Kampung Bongas, RW 004, Desa Sukakarsa, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya. Sejak pagi, halaman Masjid Jami Al-Hasan dipenuhi warga yang antusias menyaksikan dan terlibat dalam penyembelihan hewan kurban. (Sabtu, 7 Juni 2025).
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh makna spiritual, menunjukkan kekompakan warga serta kepatuhan terhadap syariat Islam dalam pelaksanaan ibadah kurban.
Sebelum pelaksanaan penyembelihan dimulai, dilaksanakan prosesi serah terima amanah secara simbolis dari panitia kepada Tim Penyembelih Kurban asal Kota Tasikmalaya yang diketuai oleh Fahmi. Momen ini menjadi simbol kepercayaan masyarakat terhadap pihak penyembelih yang telah berpengalaman dan bersertifikasi.
Dalam sambutannya, Ustadz Ilin selaku Ketua Panitia Kurban menyampaikan:
“Kami atas nama panitia dan seluruh anggota kelompok kurban, menyerahkan amanah ini kepada tim penyembelih. Harapan kami, proses ini berjalan sesuai dengan tuntunan syariat Islam, dengan penuh kehati-hatian dan keikhlasan.”
Pernyataan ini disambut oleh Wakil Ketua tim penyembelih, yang mengenakan kaus bertuliskan: “Tajamkan Pisau & Bahagiakan Hewan Sembelihan.”
“InsyaAllah kami laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab. Proses penyembelihan akan kami jalankan sesuai kaidah fiqih, memastikan hewan tidak disakiti dan memenuhi syarat sah kurban.”
Tahun ini, jumlah hewan kurban yang disembelih adalah:
-
3 ekor sapi – disembelih oleh tim khusus yang diketuai Fahmi dari Kota Tasikmalaya.
-
2 ekor kambing – disembelih oleh kelompok panitia kurban lokal Kampung Bongas.
Seluruh proses berlangsung di lokasi terbuka dan tertata di depan Masjid Jami Al-Hasan.
Pengawasan dilakukan oleh Ustadz Abdul Wahid, yang memastikan bahwa setiap tahapan – mulai dari penyiapan alat, perlakuan terhadap hewan, hingga proses penyembelihan dan pengulitan – dilakukan dengan benar.
“Salah satu syarat sahnya kurban adalah penyembelih yang beragama Islam, menggunakan alat tajam, dan tidak menyiksa hewan. Alhamdulillah, seluruh proses hari ini berjalan dengan memperhatikan semua itu,” jelas Ustadz Wahid.
Pihak panitia juga menyediakan tempat yang bersih dan terorganisasi dengan baik. Relawan muda ikut serta dalam proses pengemasan dan distribusi daging kepada para mustahik.
Daftar Kelompok Peserta Kurban 2025 / 1446 H
Berikut ini adalah daftar kelompok masyarakat yang berpartisipasi sebagai sohibul qurban:
RW 03:
Siti Yuningsih,N. Aula,Bapak Mail (Alm),N. Ela,Ibu Nurhayati,Ibu Eli,Ujang Agus Rahayu,Ibu Sartika,Umi Indeung,Ibu Oom,Ibu Nemi,Ibu Mamah,Bapa Pratama,Bapa Koko
RW 04:
Ibu Neni,Ibu Hj. Kartini,Ibu Hj. Tuti Heryani,Ibu Nia Toniah,N. Latifah,Ujang Candra,Aji (Alim)
Tambahan Kurban Domba: Ibu Juhayah,Yaya Sunarya
Wawancara Eksklusif: Suara dari Lapangan
Wawancara dengan Ustadz Ilin – Ketua Panitia Kurban
Apa harapan Anda dari kegiatan kurban tahun ini?
“Kami ingin agar pelaksanaan kurban bukan hanya ritual, tapi juga sebagai pendidikan sosial. Warga belajar gotong royong, berbagi, dan beribadah secara berjamaah.”
Wawancara dengan Tim Penyembelih
Apa tantangan dalam penyembelihan massal seperti ini?
“Tantangannya adalah menjaga kualitas kerja dan kebersihan, sambil tetap menjaga suasana ibadah. Kita tidak boleh hanya fokus pada teknis, tapi juga niat dan adabnya.”
Seluruh daging kurban dikemas dan disalurkan ke masyarakat sekitar, dengan prioritas penerima dari kalangan fakir miskin, janda, dan lansia. Data penerima telah dikumpulkan sebelumnya oleh tim pendata dari DKM.
Kegiatan kurban di Kampung Bongas tahun ini bukan hanya menyentuh aspek ibadah, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah antarwarga. Semangat gotong royong, tertib syariat, dan tanggung jawab sosial tercermin dalam setiap tahapan pelaksanaannya.
Reporter: Harun Alby
Dokumentasi & Multimedia: Tim Media DKM Al-Hasan Bongas