Tasikmalaya, kabar-9.com – Dalam suasana penuh kehangatan dan semarak budaya, Sanggar Sunda Asih menyambut kedatangan tamu mancanegara di Taman Piko Tawang Banteng, Kabupaten Tasikmalaya. Acara ini bertujuan memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Sunda kepada dunia, sekaligus mempererat hubungan antarbangsa melalui kebudayaan. kamis 9/1/25
Dipimpin oleh Abah Ketip, Sanggar Sunda Asih menyuguhkan berbagai pertunjukan seni tradisional yang memukau. Para penari tampil anggun dengan kebaya biru dan siger Sunda, simbol kebanggaan budaya lokal. Penampilan tarian khas Sunda, yang dipadukan dengan alunan musik tradisional seperti kecapi dan angklung, berhasil memikat perhatian para tamu.
Salah satu momen istimewa dalam acara ini adalah interaksi langsung antara tamu mancanegara dengan seniman lokal. Mereka tidak hanya menikmati pertunjukan, tetapi juga diajak mencoba memainkan alat musik tradisional dan menari bersama. Sambutan ini mendapat respons antusias dari para tamu, yang terlihat begitu menikmati pengalaman unik tersebut.
“Kami sangat bangga dapat menyambut tamu-tamu mancanegara dan memperkenalkan budaya Sunda. Harapan kami, kegiatan ini menjadi jembatan budaya yang mempererat persahabatan antarnegara,” ujar Abah Ketip.
Acara ini menjadi bukti nyata bahwa seni dan budaya dapat menjadi medium untuk menyatukan berbagai perbedaan serta menjalin hubungan persahabatan. Salah satu tamu asal Eropa menyatakan kekagumannya atas keunikan seni dan keramahan masyarakat Sunda.
Selain menikmati keindahan seni budaya, para tamu juga diajak menjelajahi Taman Piko, yang dikenal sebagai “Negeri Seribu Balong.” Taman ini menawarkan berbagai spot menarik dan pengalaman unik yang memperkaya kunjungan mereka.
Pesona Taman Piko
Beragam atraksi di Taman Piko turut menyemarakkan acara penyambutan tamu mancanegara:
- Ayunan di Atas Kolam: Menawarkan sensasi unik berayun di atas air sambil menikmati pemandangan alam.
- Jembatan Bambu: Jembatan estetik ini menjadi spot favorit untuk berfoto dengan latar pemandangan sawah dan pegunungan.
- Perahu Dayung: Tamu bisa menikmati pengalaman mendayung di kolam sambil menikmati udara segar.
- Spot Foto Sawah: Keindahan hijau sawah dan pegunungan menciptakan suasana yang menenangkan dan fotogenik.
- Area Bermain Anak: Fasilitas ini memanjakan keluarga yang membawa anak-anak untuk bermain dan belajar.
- Gazebo untuk Bersantai: Gazebo yang nyaman disediakan untuk pengunjung yang ingin menikmati pemandangan alam sambil bersantai.
Taman Piko juga dilengkapi fasilitas seperti toilet dan mushola yang bersih, kantin, serta warung makan yang menyajikan aneka makanan khas Sunda.
Dengan kombinasi seni budaya dan wisata alam, acara penyambutan tamu mancanegara ini menjadi pengalaman tak terlupakan bagi semua yang hadir. Paguyuban Sunda Asih berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk memperkenalkan budaya lokal ke panggung dunia dan mempererat persahabatan lintas budaya.
(Red)










