Tasikmalaya, kabar-9.com – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kabupaten Tasikmalaya kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi jurnalis lokal melalui kegiatan pembekalan dan pelatihan jurnalistik. Acara yang digelar pada Jumat, 27 Desember 2024, ini bertempat di kantor DPC PWRI Kabupaten Tasikmalaya dan diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari anggota pengurus DPC PWRI serta wartawan muda di wilayah tersebut.
Pelatihan ini merupakan bagian dari persiapan calon peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Muda yang akan digelar dalam waktu dekat. UKW menjadi salah satu syarat utama bagi wartawan untuk memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kredibilitas wartawan di era modern.
Dalam pembekalan ini, peserta mendapatkan berbagai materi mendasar namun krusial di dunia jurnalistik, seperti teknik penulisan berita yang baik, kaidah penggunaan bahasa jurnalistik, dan penerapan etika jurnalistik dalam peliputan. Selain itu, materi juga mencakup pentingnya menyajikan informasi yang faktual dan berimbang di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
Candra F Simatupang, Ketua DPC PWRI Kabupaten Tasikmalaya sekaligus narasumber utama dalam kegiatan ini, memberikan arahan dan berbagi pengalaman kepada peserta. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai upaya membentuk wartawan muda yang tidak hanya kompeten tetapi juga profesional dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.
“Pelatihan ini adalah langkah awal yang penting untuk mempersiapkan wartawan muda agar lebih siap menghadapi tantangan profesi di era digital. Dengan bekal ini, kami berharap mereka dapat menghadapi UKW Muda dengan percaya diri sekaligus meningkatkan kredibilitas sebagai wartawan yang kompeten,” tutur Candra.
Sebagai wartawan senior, Candra F Simatupang juga memberikan materi khusus tentang teknik menulis berita yang benar sesuai standar jurnalistik. Ia menekankan bahwa kemampuan menyusun berita dengan akurat, jelas, dan menarik merupakan keahlian utama yang harus dimiliki setiap wartawan.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga independensi dalam menjalankan tugas jurnalistik. “Menjadi wartawan bukan hanya sekadar menulis, tetapi juga bertanggung jawab menyampaikan informasi yang dapat dipercaya masyarakat. Wartawan harus mampu berdiri di atas kepentingan publik dan menjaga integritasnya,” tegasnya.
Pelatihan ini diharapkan mampu mempersiapkan para peserta secara matang untuk menghadapi Uji Kompetensi Wartawan yang akan datang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antara anggota DPC PWRI sekaligus membangun solidaritas di kalangan wartawan muda di Kabupaten Tasikmalaya.
Salah satu peserta mengaku bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahamannya tentang dunia jurnalistik. “Materi yang diberikan sangat membantu saya untuk memahami lebih dalam tentang tugas dan tanggung jawab seorang wartawan. Saya merasa lebih percaya diri untuk menghadapi UKW nanti,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung selama sehari penuh ini ditutup dengan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Diskusi ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya secara langsung terkait kendala-kendala yang dihadapi dalam dunia jurnalistik.
Melalui pembekalan ini, DPC PWRI Kabupaten Tasikmalaya berharap dapat mencetak wartawan muda yang tidak hanya kompeten secara teknis tetapi juga mampu berkontribusi positif dalam menciptakan informasi yang edukatif dan berimbang bagi masyarakat.
(Riki)










