Tasikmalaya, kabar-9.com — Dalam debat Pilkada Kabupaten Tasikmalaya yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Alhambra, Singaparna, pada Selasa malam (29/10/2024), pasangan calon nomor urut 2, Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari Alayubi, menegaskan komitmen mereka untuk memprioritaskan aspirasi warga. Selama masa kampanye, Cecep mengaku telah mengunjungi berbagai pelosok Tasikmalaya, mendengar langsung keluhan dan kebutuhan warga, yang kemudian akan dibawanya dalam debat sebagai bentuk keseriusan memperjuangkan suara rakyat.
Cecep memaparkan bahwa Kabupaten Tasikmalaya saat ini masih menghadapi kendala besar terkait ketergantungan pada dana pusat. Dari total APBD sebesar Rp 3,7 triliun per tahun, hanya sekitar 10 persen yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), sedangkan sisanya sebesar 90 persen bersumber dari dana pusat dan provinsi.“Inilah alasan mengapa kolaborasi dan komunikasi yang solid dengan pemerintah pusat dan provinsi begitu penting. Kemajuan daerah bukanlah tugas yang bisa dilakukan sendirian—terutama dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” ujar Cecep, yang diusung oleh Partai Gerindra, PKS, Demokrat, dan PPP.
Cecep menyoroti bahwa tantangan utama di Tasikmalaya adalah peningkatan infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan di desa-desa terpencil. Tanpa dukungan dan bantuan pemerintah pusat, menurut Cecep, upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan sulit tercapai. “Kita perlu menjalin hubungan harmonis dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan. Tanpa dukungan mereka, pembangunan infrastruktur yang memadai serta peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan bagi warga Tasikmalaya akan sulit tercapai.” jelasnya.
Selain itu, Cecep menyatakan dukungan terhadap program layanan makan bergizi yang diusung oleh Prabowo Subianto. Program ini dinilai sebagai terobosan yang tak hanya mencerdaskan generasi penerus, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memberdayakan petani lokal. “Program ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Hasil tani lokal, seperti beras dan buah-buahan, akan diserap langsung, membuka peluang besar bagi petani kita dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat secara nyata.” ujar Cecep.
Debat kali ini merupakan ajang penting bagi ketiga pasangan calon bupati untuk mengungkapkan visi dan program mereka. Pada Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2024 ini, Cecep dan Asep bersaing dengan pasangan nomor urut 1, Iwan Saputra-Dede Muksit (didukung oleh Golkar dan PAN) dan pasangan nomor urut 3, Ade Sugianto-Iip Miftahul Paoz (diusung oleh PDIP, PKB, dan Nasdem). Cecep menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat memahami visi besar mereka untuk Tasikmalaya melalui debat ini, terutama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berfokus pada kesejahteraan rakyat.
Sebagai putra daerah yang tumbuh di wilayah selatan Tasikmalaya, Cecep menyatakan komitmennya untuk mengawal program-program kesejahteraan hingga ke pelosok desa.“Saya memahami sepenuhnya perjuangan hidup masyarakat yang membutuhkan perhatian di berbagai sektor. Bagi saya, ini adalah amanah besar, dan saya bertekad menjadikan setiap aspirasi mereka nyata melalui kebijakan yang berdampak dan tepat sasaran.“ tutupnya.
(Red)










