Penipuan Uang Palsu Terjadi di Desa Wargakerta, Kecamatan Sukarame, Tasikmalaya

Pedagang Memperlihatkan Bukti Uang Palsu Hasil Penipuan di Desa Wargakerta

Tasikmalaya, kabar-9.com  – Sebuah kejadian penipuan transaksi menggunakan uang palsu menimpa seorang pedagang keliling di Kampung Kadacang, RT 09 RW 02, Desa Wargakerta, Kecamatan Sukarame, Kabupaten Tasikmalaya. Kejadian ini terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB dan langsung memicu perhatian masyarakat setempat Jumat (22/11/2024)

Jenis Kejadian:
Penipuan transaksi menggunakan uang palsu.

Waktu dan Lokasi Kejadian:

Bacaan Lainnya
  • Hari: Jumat
  • Tanggal: 22 November 2024
  • Waktu: 07.00 WIB
  • Lokasi: Kampung Kadacang, RT 09 RW 02, Desa Wargakerta, Kecamatan Sukarame.

Kronologi Kejadian:
Menurut informasi yang diterima dari Ibu Ahe, seorang penjual lauk pauk dan makanan ringan keliling, kejadian bermula saat ia tengah berjualan di pinggir jalan Kampung Kadacang. Pada pukul 07.00 WIB, seorang pengendara motor menghampirinya dan membeli dagangan senilai Rp10.000. Pelaku membayar menggunakan uang pecahan Rp100.000.

Korban baru menyadari bahwa uang tersebut palsu setelah pelaku meninggalkan lokasi. Sadar telah tertipu, korban langsung melaporkan kejadian ini kepada kepala wilayah setempat.

Kerugian yang Diderita:

  1. Barang dagangan.
  2. Kerugian materi akibat uang palsu senilai Rp100.000.

Tindakan yang Dilakukan:

  1. Kepala wilayah melaporkan kejadian ini kepada Sekretaris Desa Wargakerta, Bapak Nandi.
  2. Melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Wargakerta dan Babinkamtibmas untuk penanganan lebih lanjut.
  3. Menggerakkan aparat desa dan warga untuk memantau keberadaan pelaku.

Aparat yang Terlibat:

  1. Kepala Dusun setempat.
  2. Ketua RT wilayah kejadian.
  3. Warga sekitar yang turut membantu korban.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap penipuan serupa, terutama bagi pedagang kecil yang bertransaksi langsung di lapangan. Upaya pencegahan dan edukasi tentang ciri-ciri uang palsu juga perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang.

Laporan ini masih dalam penanganan pihak terkait untuk mengungkap pelaku di balik insiden tersebut. Dokumentasi telah dikumpulkan untuk mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.

Demikian laporan dari wilayah 3. Terima kasih.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *