Tasikmalaya, kabar-9.com – Dalam perkembangan terbaru, salah satu pelaku penyerangan brutal terhadap pengguna jalan di Tasikmalaya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Remaja berinisial RE (16), yang terlibat dalam aksi pembacokan terhadap Muhamad Taufik (27), ditangkap oleh Polsek Kawalu pada Kamis (30/11/2024).
RE diketahui sempat melarikan diri dan bersembunyi di rumah temannya di Kampung Bongas sebelum ditangkap. Penangkapan ini dilakukan setelah polisi menerima informasi dari warga sekitar yang mencurigai keberadaannya di lokasi tersebut.
Kapolsek Kawalu, AKP mengungkapkan bahwa RE merupakan salah satu dari lima remaja yang melakukan aksi penyerangan secara acak terhadap pengguna jalan. Polisi saat ini terus memburu empat pelaku lainnya yang masih buron.
“Kami mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Saat ini, penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengungkap peran masing-masing pelaku dalam aksi ini,” ujar AKP
Pengaruh Minuman Keras dan Media Sosial
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa aksi brutal tersebut dilakukan di bawah pengaruh minuman keras. Selain itu, aktivitas para pelaku di media sosial, termasuk TikTok, diduga turut mendorong tindakan mereka yang cenderung mencari perhatian dengan cara ekstrem.
Warga Kampung Bongas yang menjadi saksi atas penangkapan ini mengaku terkejut bahwa salah satu pelaku adalah anak di bawah umur.
“Kami tidak menyangka remaja seperti dia bisa terlibat dalam tindakan kriminal seperti ini. Perlu ada perhatian lebih dari keluarga dan lingkungan,” kata seorang warga setempat.
Kasus Menjadi Peringatan Serius
Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan menjadi peringatan akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak dan remaja, terutama dalam hal pergaulan dan aktivitas mereka di media sosial.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap anak-anak di lingkungannya serta segera melaporkan jika mengetahui adanya indikasi perilaku mencurigakan yang dapat membahayakan orang lain.
Dengan ditangkapnya salah satu pelaku, diharapkan pihak berwenang segera mengungkap kasus ini sepenuhnya dan memberikan efek jera bagi para pelaku, sekaligus memastikan pembinaan yang tepat bagi mereka yang masih di bawah umur.
(Red)










